Saturday, October 31, 2015

Tak Bernyawa

Kata kata ini tak bernyawa
sebagaimana jarak yang ada
antara gelak tawa
dan tangis merana

Torehan tinta ini tak bermakna
ketika kau tumpahkan semua
botol tinta yang ada
hingga terbaur merata

Hilang lenyap terserap
segala jiwa yang merana
oleh tetesan tinta yang tumpah
di antara gelak tawa dan canda


Bukan Statis

30 Oktober 2015 - 22:22 WIB

Karena kehidupan ini dinamis bukan statis, maka aku pun ingin kita seperti itu.
Dinamis, bukan statis.

Sunday, October 25, 2015

Ilalang

Hembusan tipis angin jam 10 pagi
nihil tak terasa
Tapi kau tetap menari perlahan
menikmati musik indah itu kukira?
Lucu.
Aku ingin sepertimu,
menari tenang bersama hembusan
tetap terjaga dalam irama

Kau Tersenyum

Pepohonan berbisik padamu tentangku
"Ia tak pantas untukmu"
Kau terdiam.
Kau terduduk di antara daun daun yang berguguran,
sepi.

Ku pandang kau dari kejauhan
tak kusadari bibir ini bergerak
Entah apa yang terucap.

Kau tiba tiba memandangku dengan iba,
"Tak mengapa, justru aku yang tak pantas untuknya"
Kau tersenyum.


Kau hanya tersenyum
dan aku, aku hanya bisa tersenyum
sebagai balasan atas senyumanmu
yang selama ini terbayang tanpa kehadiranmu.

Saturday, October 17, 2015

Tertimbun

14 Oktober 2015 - 18:42 WIB

Ada cinta yang tertimbun oleh angan yang tak tergambarkan oleh cita yang fana di antara kita.

Serangkai Kata

Kuberi serangkai kata yang tak mampu kulepas
Jika ia sampai padamu maka semua itu telah sirna
Jika ia tak sampai maka adakah kau percaya?
Serangkai kata yang memikat namun membunuh secara perlahan
Hilang ditelan angan

Saturday, October 10, 2015

Lantunan Nada

27 September 2015 - 05:29 WIB

Gesekan antara ban dan aspal terdengar merdu di telingaku
Sudah lama tak kudengar lantunan nada khas ini
Pengiring perjalanan, teman yang selalu mengejar meski ditinggal
Berapa banyak lantunan nada yang sudah tercipta? Aku tak tahu
Mungkinkah mereka bernada sama meski perpaduan itu tak sama?

Secangkir Kehangatan

Kutitipkan secangkir kehangatan untukmu
Masih hangatkah ia ketika sampai kepadamu?

Dingin.
Aku tak ingin.

Maukah kubuatkan lagi,
ketika kau dan aku bersama nanti?

Kisah yang Tumbang

19 September 2015 - 16:49 WIB

Kumpulan kisah yang tumbang diterpa kenangan
Sejatinya mereka rapuh tak mampu

Sebait kuucap ketika semua hilang
Sanggup menerima bukan berarti mudah
Mengertikah kau?
Aku hilang.
Aku, yang selama ini merindukan kenangan yang tak pernah ada, sudah menghilang.
Kenyataannya kenangan itu ada bagiku, tapi mungkin tidak untukmu.
Haruskah benar-benar ku akhiri?
Mungkin kata-katamu benar, sudah seharusnya kukosongkan ruangan itu sejak dulu.
Mungkin akulah yang selama ini terlalu bodoh sehingga membiarkan diriku tenggelam dalam imajinasiku sendiri.

Kau baik-baik saja kan? Aku yakin kau sedang menunggu bintangmu, aku mengerti.

Terima kasih sudah membiarkanku mencintaimu dari jauh, Ridh.