Iba iba iba
Ku iba pada pertemuan yang sia sia
Tapi layaknya udara di bumi
Tak ada pertemuan yang sia sia
Lalu iba ini harus pergi kemanakah?
Layaknya tuan tak berumah
Namun sepertinya ia berhasil
Bukan iba pada pertemuan yang sia sia
Namun pada potongan ceritaku
Kurasa serpihan bisa melukaimu
Tapi tak sedalam potongan kaca
Mungkin potongan ceritaku adalah serpihan itu
Yang selalu kunikmati namun ternyata melukai
Tapi tak selalu hal itu berlaku
Adapula potongan manis yang menyembuhkan
Namun ia tak selalu terlihat manis
Karena pembelajaran tak jarang terkesan pahit
Namun ia akan terasa manis
Jika kau mencernanya dengan bijak