Sunday, October 25, 2015

Kau Tersenyum

Pepohonan berbisik padamu tentangku
"Ia tak pantas untukmu"
Kau terdiam.
Kau terduduk di antara daun daun yang berguguran,
sepi.

Ku pandang kau dari kejauhan
tak kusadari bibir ini bergerak
Entah apa yang terucap.

Kau tiba tiba memandangku dengan iba,
"Tak mengapa, justru aku yang tak pantas untuknya"
Kau tersenyum.


Kau hanya tersenyum
dan aku, aku hanya bisa tersenyum
sebagai balasan atas senyumanmu
yang selama ini terbayang tanpa kehadiranmu.

No comments:

Post a Comment