Saturday, July 2, 2016

Bogor Malam Hari

Ah, Bogor malam hari
Kiasan tak bermakna tak ada lagi artinya di hadapan langit
Gemerisik daun berbaur bersama kesunyian malam
Kanopi kanopi itu hidup di tengah gulita, menemani jiwa jiwa yang sengsara
Batang batang kokoh bergelayut manja di antara kerindangan
Paruh waktu emosi bernyanyi kembali,
menghidupi gemerlap malam di bawah awan berbintangkan mimpi
Memaksa diri bertanya untuk kesekian kali,
"Kenangan manakah yang kau lupakan kali ini?"



Tidak, tak ada.

No comments:

Post a Comment