Sunday, April 17, 2016

Tak Berdetak

Apa yang dipikirkan
oleh hembusan angin malam?
Apa yang dideskripsikan bintang kepada langit tentang indahnya malam?
Apa yang sanggup kukendalikan ketika semua berakhir muram?

Cerahnya langit malam,
itu yang kudambakan.
Hembusan angin malam
seolah menarik semua pikiran,
mengumpulkannya menjadi satu,
menghilang bersama bintang bintang.

Aku rindu.
Aku rindu pada bayangan.
Bayanganku yang hilang di tengah gelapnya malam.

Sanggupkah aku berjalan
tanpa sosok yang tak pernah hilang?
Kukira ia tak akan pernah hilang,
namun kenyataannya ia pun hilang.

Aku yang bergantung padanya pun dibuat jatuh
Entah apa yang dipikirkannya
Bagaimana mungkin ia tega?
Tak mungkin ia tega.

Namun apalah arti sebuah raga,
ketika jantung sudah tak berdetak.

No comments:

Post a Comment