Merasakan senda gurau tak khayalnya busa.
Sembari berdecak melihat situasi yang ada.
Sampah.
Sampah.
Semua ini sampah.
Oh, kau kaget? Memang begitu kenyataannya.
Situasi ini tak lain hanya cikal bakal tumpukan sampah.
Haha, aku terdengar arogan bukan? Merasa paling pintar, paling bisa menilai.
Tidak, aku hanyalah pribadi yang selalu bermimpi besar. Aku adalah pribadi yang berharap.
Aku punya harapan.
Tapi kenyataan yang ada saat ini, situasi ini, kau seakan mengatakan aku bodoh. Kau mencemoohku.
Kau secara tak sadar membunuh harapan-harapan yang selama ini kupelihara.
Terdengar klise bukan? Berlebihan? Tentu saja berlebihan! Sama seperti situasi sampah ini yang telah kau ciptakan!
Aku bukan orang bodoh.
Aku tahu benar maksudmu.
Aku tahu pasti akal bulusmu, taktikmu, rencana busuk bak sampah milikmu itu.
Kau tak akan lolos begitu saja.
Ingat itu.
No comments:
Post a Comment